tugas softskill akuntansi internasional fajrinal 2A213240

TUGAS SOFT SKILL AKUNTANSI INTERNASIONAL

 

NAMA           : FAJRINAL

NPM               : 2A213240

KELAS          : 4EB25

MATERI       : KELANGKAAN SDA KARENA FAKTOR ALAM

 

PENDAHULUAN

 

Kelangkaan adalah kondisi di mana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan semua kebutuhan kita. Dengan singkat kata kelangkaan terjadi karena jumlah kebutuhan lebih banyak dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Kelangkaan bukan berarti segalanya sulit diperoleh atau ditemukan. Kelangkaan juga dapat diartikan alat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan jumlahnya tidak seimbang dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Kelangkaan mengandung dua pengertian:

  • alat pemenuhan kebutuhan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Sebagai contoh : air yang sangat dibutuhkan oleh manusia jika air itu mengalami kelangkaan akan mengakibatkan kesengsaraan bagi manusia.
  • untuk mendapatkan alat pemuas kebutuhan memerlukan pengorbanan yang lain. Sebagai contoh : ada orang yang ingin membeli mobil mewah tetapi disisi lain dia sangat ingin memiliki mobil ferrari yang diproduksi hanya terbatas(langka). Maka dia mengorbankan kesempatan untuk membeli mobil mewah itu dengan membeli mobil ferrari yang langka untuk mendapatkannya.

Masalah kelangkaan selalu dihadapi merupakan masalah bagaimana seseorang dapat memenuhi kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam dengan alat pemuas yang terbatas. Dalam menghadapi masalah kelangkaan, ilmu ekonomi berperan penting karena masal ekonomi yang sebenarnya adalah bagaimana kita mampu menyeimbangkan antara keinginan yang tidak terbatas dan alat pemuas kebutuhan yang terbatas. Apabila suatu sumber daya dapat digunakan untuk menghasilkan suatu alat pemuas kebutuhan dalam jumlah tidak terbatas, maka sumber daya tersebut dikatakan tidak mengalami kelangkaan.

 

Ada beberapa penyebab terjadinya kelangkaan sumber daya alam diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Pertumbuhan penduduk yang sangat cepat. Jumlah penduduk adalah salah satu faktor terjadinya penyebeb kelangkaan, karena jika pertumbuhan penduduk meningkat maka jumlah kebutuhan juga pasti akan meningkat. Sedangkan seperti yang telah dijelaskan di atas, dimana jumlah alat  pemuas kebutuhan hanya terbatas untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

 

  1. Sifat kesarakahan manusia. Seperti dikatakan oleh pemimpin India Mahatma Ghandi, “Sumber daya alam yang ada cukup untuk kebutuhan setiap orang, tetapi tidak cukup untuk kerakusan setiap orang.” Itulah mengapa manusia dapat dibilang tak ada puasnya dalam memenuhi setiap keinginannya. Karena sifat keserakahan ini menyebabkan terjadinya adanya eksploitasi besar-besaran dimana untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

 

  1. Keterbasan kemampuan produksi. Produksi adalah kegiatan mengkombinasikan faktor produksi untuk menciptakan atau menambah nilai guna barang. Dalam hal ini, perkembangan teknologi mnjadi faktor yang mempengaruhi faktor produksi. Perkembangan teknologi di negara maju berlangsung cepat, semntara perkembangan teknologi di negara berkembang lebih lambat daripada  perkembangan kebutuhan barang dan jasa.

 

  1. Bencana alam. Bencana alam merupakan faktor alam yang berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan hidup. Kerusakan yang ditimbulakn bencana alam berpengaruh terhadapkelangsungan hidup manusia. Sebagai contoh : bencana banjir yang mengganggu distribusi barang dan jasa, akibatnya masyarakat tidak segera mengkonsumsi barang dan jasa.

 

  1. Letak geografis yang berbeda. Persebaran sumber daya penjuru dunia dunia tidak merata. Ada yang daerah tanahnya subur dan ada yang yang akan tambang.  Namun sebaliknya ada daerahnya tandus dan kekurangan air.perbedaan ini menyebabkan kelangkaan.

 

Diantara beberapa penyebab kelangkaan sumber daya alam, yang paling sulit diprediksi/diperkirakan adalah faktor bencana alam. Seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia memiliki 2 musim yaitu musim panas dan musim hujan.

Saat musim panas atau yang lebih sering disebut musim kemarau, banyak tempat di Indonesia yang mengalami kekeringan. Hal ini tentu saja sangat berpengaruh bagi dunia pertanian yang menghasilkan banyak sumber daya. Sebagai contoh sumberdaya yang dihasilkan yaitu Padi.

Seperti yang kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu penghasil beras terbesar di dunia. Hal itu dikarenakan beras merupakan makanan pokok di Indonesia. Oleh karena itu faktor alam juga sangat mempengaruhi proses pertanian khususnya padi. Jika saat puncak musim kemarau tiba, maka tanah akan mengalami kekeringan sehingga tidak bisa menanam padi maupun jenis tanaman yang lain. Jika hal ini terjadi secara terus menerus tentu saja akan berpengaruh pada jumlah produksi beras di Indonesia. Jadi jika musim kemarau tiba, maka produksi beras di Indonesia akan menurun. Hal ini pasti juga akan berdampak pada perekonomian di Indonesia. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan meningkatkan produksi sebelum musim kemarau berkepanjangan dan musim hujan. Musim kemarau berkepanjangan juga bukan satu-satunya penyebab kelangkaan sumber daya, masih ada musim penghujan yang juga bisa menyebabkan kelangkaan.

Saat musim hujan, beberapa wilayah di Indonesia mengalami kebanjiran khususnya di wilayah-wilayah dataran rendah. Terutama bagi wilayah yang menghasilkan hasil bumi seperti di daerah Brebes yang menghasilkan bawang merah. Jika musim penghujan tiba bawang merah yang dihasilkan kualitasnya akan menurun. Bawang merah yang dihasilkan akan lebih kecil dikarenakan jika tidak cepat di panen makan tanah yang semakin sering terguyur hujan akan menjadi lebih lembab sehingga jika didiamkan lebih lama bawang akan membusuk. Hal ini juga tentu saja akan berpengaruh pada perekonomian di Indonesia khususnya di bidang penghasil bawang merah.

Dari uraian di atas, juga ada beberapa dampak kelangkaan sumber daya terhadap perekonomian di Indonesia, yaitu:

 

  1. Tingkat produksi yang menurun. Di dalam sistem produksi alam sebagai input produksi. Semakin  besar sumberdaya alam maka akan berpengaruh pula pada cadangan / bahan mentah yang akan diproduksi. Sebaliknya, jika sumber daya alam semakin berkurang/langka maka hasil  produksi juga semakin sedikit.

 

  1. Menurunnya pendapatan masyarakat. Hal ini juga terkait pada tingkat produksi di atas. Jika dalam  perusahaan mengalami tingkat produksi turun, secara otomatis tenaga kerja yang dibutuhkan juga sedikit, sehingga akan terjadi  pemberhentian tenaga kerja (PHK). Hal ini mengakibatkan terjadinya pengangguran atau turunnya pendapatan masyarakat.

 

  1.  Naiknya harga- harga . Sumber daya alam yang langka mempengaruhi tingkat produksi, sehingga jika sumber daya alam tersedia sedikit, maka tersedianya barang yang diproduksi juga sedikit. Hal ini menimbulkan pada harga barang yang diproduksi tersebut. Kenaikan harga karena yang diproduksi hanya sedikit. Atau dengan kata lain permintaan lebih besar dari pada penawaran.

 

Dan berikut ada beberapa cara untuk mengatasi kelangkaan sumber daya, yaitu :

 

  1. Eksplorasi dan Penemuan Cara eksplorasi ini dilakukan untukuntuk memeperoleh sumbr daya yang baru yang belum diketahui dan atau yangpernh digali sebelumnya. Penemuan sumber daya baru memungkinkan ketersediaan sumber daya yang relatif tersebut meningkat.  Namun demikian , pada dasrnya terjadi pula proses  berkurangnya stok atau deposit yang tersedia di alam. Dalam cara ini bukanlah cara yang terbaik untuk mengatasi kelangkaan sumber daya alam karena hanya bersifat jangka pendek atu hanya untuk pada habisnya sumber daya yang tidak dapat diperbaharui.

 

  1. Kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi memungkinkan untuk bisa mengurangi  biaya ekstraksi sumber daya denganmenemukan cara-cara baru yang lebih efien dalam mengekstrak,mengolah, memproses, dan menggunakan sumber daya.dengan sendirinya tingkat dan jenis atau tipe teknologi yang dikembangkan disesuaikan dengan tingkat kelangkaan daya dengan kemungkinan menekan biaya eksplorasi.

 

  1. Penggunaan substitusi. Dalam hal ini sumber daya yang berlimpah dimanfaatkun untuk substitusi sumber daya yang langka.semakinmudah proses substitusisumber daya yang diperbaharuiatau sumber daya yang tidak dapatdiperbaharuiyang melimpah, maka semakin kecil dampaknya terhadap proses terjadinya kelangkaan atau  berkurangnya ketersediaan sumber dayaserta kenaikan biaya. Misal penggunaan bioenergi sbagai substitusi dari BBM.

 

  1. Pemanfaatan kembali dan daur ulang. Penfaatan kembali adlah penggunaan kembali barang-barang yang tidak dipakai lagi oleh produsen atau konsumen tertentu, tetapi karena masih layak dan berfungsi, masih bisa diguanakan lagi oleh konsumen lainya. Contoh sebuah computer yang sudah tidak layak pakai bagi perusahaan tersebut, namun karena masih bisa di pakai bagi konsumen lain misalkan saja warnet, maka perusahan dpat menjulanya kembali kepada pemilik warnet itu. Daur ulang adalah perubahan dan proses kembali dari bahan limbah atau residu dari sector produksi dan konsumsi dari suatu sistem ekonomi ke dalam barang-barang sekunder. Lalu produk ini masuk ke proses produksi sebagai input dalam pabrik untuk  barang perentara atau barang akhir. Contohnya adalah tas yang terbuat dari plastik yang sudah di buang atau sudah tidak dipakai lagi.

Dari uraian di atas, bisa dilihat bahwa faktor alam juga salah satu penyebab kelangkaan sumber daya. Jadi sebagai Negara agraris maka kita harus lebih bisa memanfaatkan waktu dan peluang saat musim sedang bersahabat.

 

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Kelangkaan

http://www.academia.edu/8930177/kelangkaan_dan_masalah_ekonomi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: